Senin, 16 Juli 2018

Fossil Ampunku

Mengenal Air Cooler dan Karakteristiknya

Perangkat pendingin ruangan saat ini memang menjadi banyak incaran masyarakat untuk dibeli. Suhu bumi yang terus meningkat dan memicu global warming menjadi penyebab mengapa produk pendingin ruangan saat ini begitu laris manis. Bukan hanya perangkat AC (Air Conditioner) dan kipas angin saja yang laris manis, tapi beberapa produk pendingin ruangan terbaru seperti air cooler pun permintaannya terus meninggi. Tapi apa itu air cooler? Bagi yang belum mengetahui produk ini bisa menyimak pembahasan di bawah ini. 
Salah satu jenis produk air cooler

Apa Itu Air Cooler?
Air cooler adalah sebuah perangkat elektronik yang berbentuk kotak persegi panjang ke atas yang mampu menghembuskan udara dingin. Dalam sebuah air cooler ini kita bisa mendapati beberapa hal seperti tangki tempat mengisi air atau air es, pompa dan juga kotak yang berisi kipas. Mekanisme atau cara kerja air cooler dalam menghembuskan air dingin sendiri terbilang simpel atau sederhana. Jadi air dingin atau juga es batu yang Anda miliki, masukkan saja ke dalam tangki. Dari sini maka saat air cooler dinyalakan maka udara di ruangan akan disedot untuk kemudian di salurkan kembali melewati tempat air dingin atau es. Tadi. Nah dari sinilah kemudian muncul udara dingin atau sejuk yang keluar dari air cooler.

Karakteristik Air Cooler
Untuk mengenal lebih dalam dan jelas mengenai Air Cooler maka kita bisa mempelajari beberapa karakteristik atau ciri-cirinya, yakni :

1.    Hemat Listrik dan Rendah Watt
Karakter atau ciri pertama dari air cooler adalah hemat listrik. Penggunaan air cooler memang hanya akan memakai daya listrik antara 80-110 watt (tergantung tipe). Jika dibandingkan dengan konsumsi listrik pada AC yang bisa memakan daya hingga 300 watt tentu produk air cooler jauh lebih menguntungkan. 

2.    Menyejukan Bukan Mendinginkan
Satu hal yang harus dipahami banyak orang adalah bahwa produk air cooler ini bukan untuk mendinginkan ruangan, tapi menyejukkan. Dengan cara meningkatkan kelembaban udara di sekitarnya maka air cooler akan mampu menurunkan suhu sebesar 5-10 derajat celcius. Berbeda dengan AC yang mampu mendinginkan atau menurunkan udara hingga mencapai lebih dari 20 derajat celcius. Karena kemampuan air cooler yang hanya menyejukkan ruangan inilah maka penempatannya disarankan di ruang dengan punya sirkulasi udara yang baik agar tidak terlalu lembab. Sedangkan AC yang mampu mendiginkan udara maka perlu ruangan yang tertutup rapat. 

3.    Harus Diisi Ulang
Tidak seperti AC yang bisa bertahan lama untuk isi ulang freon, Anda yang menggunakan air cooler harus selalu siap untuk selalu rajin mengganti air es atau es batu pada tangki. Tangki pada air cooler sendiri hanya memiliki daya tampung sebesar 5 liter air memang hanya mampu memberi kesejukan selama 3-4 saja. Jadi Anda yang menggunakan air cooler harus selalu rajin mengganti atau melakukan isi ulang air dingin atau es batu. Sebab bila Anda terlupa mengisi tangki yang kosong sedangkan air cooler dalam keadaan hidup, hal ini bisa membuat air cooler cepat rusak.

4.    Bersifat Portable
Terakhir, karakteristik dari air cooler adalah bersifat portabel (bisa dibawa ke mana-mana). Inilah yang menjadi kelebihan air cooler jika dibandingkan dengan AC karena bisa dipindahkan sesuai keinginan. Sementara itu seperti kita tahu bahwa AC tidak bisa dibawa ke mana-mana karena harus diam dan statis di satu tempat.

Fossil Ampunku

About Fossil Ampunku -

I am Blogger From Indonesia, thanks for your visiting in my blog.

Subscribe to this Blog via Email :