Sabtu, 08 Oktober 2016

Fossil Ampunku

Prestasi Anak ditentukan Motivasinya bukan Kepandaian

Pelatih sekaligus pemimpin Tim Olimpiade Fisika Indonesia (TOFI) Yohanes Surya saat jadi pembicara dalam acara Kompasianival di gedung Smesco, Jakarta, Sabtu (8/10/2016).
JAKARTA, KOMPAS.com - tak ada anak bodoh di dunia ini. yg ada hanyalah cuma anak yg tak memperoleh peluang masih memotivasi bagi jadi hebat.

Demikian di sampaikan oleh pelatih sekaligus pemimpin Tim Olimliade Fisika Indonesia (TOFI), Yohanes Surya kala jadi pembicara dekat segmen sharing Iptek" dekat program Kompasianival di rumah Smesco, Jakarta, Sabtu (8/10/2016).

Menurut Surya, kesuksesan anak pada sektor sains tergantung terhadap resep pengajaran yg legal pula memotivasi yg hebat.

Hal yg terakhir yaitu kunci semenjak kesuksesan itu. dgn rumus itu, anak didik tak merasa terpaksa belajar ilmu sains lagi fisika kembali berkemauan membentuk prestasi.

"Simpel saja. rata-rata aku ajak ngomong, inginnya apa ke depannya," tutur fisikawan terselip pada pemaparannya.

Kepada setengah anak didiknya, Surya mengemukakan bahwa dunia di musim depan dapat dikuasai oleh technologi. diwaktu ini saja, telah ada sekian banyak temuan mengenai pemakaian robot pada kehidupan sehari-hari.

Dalam industri, contohnya, pemakaian robot pula mesin automatic telah jadi factor natural. Ada masih temuan robot yg dapat berkata, yg sanggup menyetir, sampai pelayan hunian tangga.

"Saya tantang mereka, technologi begini, kalian ingin mempelajari atau tak? oleh sebab itu, menjadi jagoan olimpiade. dulu mereka menjadi energi. Ini menjadi memotivasi mereka," kata dia.

Mantan Rektor kampus Multimedia Nusantara (UMN) itu menyebutkan, sesudah anak termotivasi, materi apa berulang yg diberikan guna mereka sanggup masuk bersama apik sebab adanya keinginan tinggi.

Belajar siang tengah tengah malam sedang dilakukan maka mereka sanggup menuai hasilnya.

Surya sudah memakbulkan aspek itu bersama mengambil segenap anak didiknya menderita 54 medali emas, 33 medali perak, kembali 42 medali perunggu dekat bermacam turnamen sains atau fisika Internasional.

Pada 2006, peserta didik binaannya bernama Jonathan Pradana Mailoa terkabul mendapati predikat "The Absolute Winner" pada International Physics Olympiad (IPhO) XXXVII di Singapura.

"Waktu thn 2006, ada 80 negeri. Kita yg perdana. yg paling susah lawannya merupakan China," kata pendiri Surya University tersebut.

Motivasi terus rumus yg bagus ialah kunci kesuksesannya membina peserta didik binaannya.

Fossil Ampunku

About Fossil Ampunku -

Author Description here.. Nulla sagittis convallis. Curabitur consequat. Quisque metus enim, venenatis fermentum, mollis in, porta et, nibh. Duis vulputate elit in elit. Mauris dictum libero id justo.

Subscribe to this Blog via Email :